Tajau Cultural Archives hadir sebagai wadah pengarsipan seni dan budaya Kalimantan Timur yang bertujuan menjaga serta memperkenalkan kekayaan budaya kepada masyarakat melalui dokumentasi terintegrasi berupa audio, video, foto, dan catatan deskriptif hasil kerja kolektif komunitas dan para kontributor.
Kami lahir dari kesadaran kolektif atas minimnya literasi dan maraknya disinformasi budaya yang membuat warisan kita rentan terlupakan. Banyak praktik budaya, pengetahuan tradisional, dan ekspresi seni di wilayah ini yang belum terdokumentasi dengan baik. Tanpa upaya serius untuk merawatnya, warisan-warisan ini berisiko hilang tanpa jejak. Tajau Cultural Archives hadir sebagai ruang bersama untuk mengumpulkan, menyimpan, dan merawat identitas tersebut agar tetap hidup melintasi zaman.
Komitmen utama kami adalah mendokumentasikan seni dan budaya asli (indigenous) Kalimantan Timur sebagai fondasi identitas daerah. Namun, kami juga memandang seni dan budaya dari berbagai komunitas yang telah menetap dan berasimilasi di wilayah ini sebagai khazanah yang tak terpisahkan. Kami merayakan keberagaman ini sebagai satu kesatuan identitas Kalimantan Timur yang dinamis.
Bagi Tajau Cultural Archives, pengarsipan adalah perjalanan panjang yang dimulai dari langkah kecil. Kami fokus pada pendokumentasian yang sederhana namun konsisten, sehingga informasi yang terkumpul dapat terus tumbuh dan tetap relevan melalui penambahan dan pembaruan informasi yang berkelanjutan.
Oleh karena itu, pada tahap awal ini upaya pengarsipan difokuskan pada seni pertunjukan, sastra lisan, serta ritual dan praktik adat. Melalui pendataan dan perekaman dasar atas musik, tari, teater rakyat, senandung, nyanyian rakyat, hingga prosesi adat, kami berupaya menjaga jejak budaya agar tetap tercatat, dapat dikenali, dan menjadi pijakan bagi pengembangan arsip di masa mendatang.
Fokus ini juga memungkinkan kami untuk memastikan setiap arsip yang dihimpun memiliki konteks yang kuat sebelum nantinya berkembang ke aspek budaya lainnya.
Kami percaya bahwa pengetahuan adalah milik publik. Oleh karena itu, Tajau Cultural Archives diposisikan sebagai media yang terbuka untuk umum. Kami memangkas segala regulasi yang rumit agar siapapun, baik itu praktisi seni, tetua adat, akademisi, hingga masyarakat umum dapat berbagi pengetahuan budaya dengan mudah.
Kami menjunjung tinggi prinsip:
Aksesibilitas Tinggi: Arsip dapat diakses tanpa prosedur yang berbelit-belit.
Partisipasi Luas: Ruang kolaborasi bagi publik untuk memperkaya konten arsip.
Kemudahan Berbagi: Menghilangkan hambatan administratif demi distribusi ilmu yang cepat.
Tujuan besar kami adalah memantik terbentuknya ekosistem pengarsipan seni dan budaya di Kalimantan Timur. Dengan menyediakan akses informasi yang transparan, kami berharap tercipta jejaring antara pelaku budaya, peneliti, pendidik, dan masyarakat. Ekosistem ini akan memastikan bahwa pelestarian budaya adalah gerakan bersama yang berkelanjutan.
"Pengarsipan seni dan budaya adalah tanggung jawab bersama untuk menjaga identitas, memori kolektif, dan keberlanjutan Kalimantan Timur di masa depan ."